Apple company Akan Tutup Layanan iBooks Author dan iTunes

Jakarta, Selular. ID – Kabar mengenai Apple akan menghentikan layanan iTunes sudah berhembus sejak tahun lalu. Namun hingga ketika ini layanan tersebut masih tersedia.

Tetapi, sepertinya kabar tersebut bukan isapan jempol semata. Pasalnya, seperti dilapotkan 9to5Mac, Apple company akan menghentikan dua produknya yang sudah banyak dilupakan pengguna yakni iBooks Author dan iTunes Oughout.

Disebutkan, mulai one Juli mendatang, iBooks Author bukan akan tersedia untuk pengguna baru, dan Apple berencana untuk menghentikan iTunes U pada akhir 2021. Perlu dicatat, pengguna iBooks Author yang ada masih akan memiliki akses ke aplikasi, tetapi tidak akan mendapatkan lagi pembaruan.

Sebelum resmi dihentikan Apple company akan menyediakan konten baru iTunes U secara publik. Kemudian, untuk private publisher disarankan untuk berpindah ke aplikasi Schoolwork. Apple juga berencana untuk memberi dukungan ClassKit ke iTunes U agar cara pemindahan jadi lebih mudah.

Kehadiran iTunes akan digantikan oleh aplikasi pendidikan baru, ialah Classroom dan Schoolwork.

Apple mengatakan sedang bekerja dalam alat yang akan memungkinkan pengguna untuk mentransfer konten ke Webpages dan alat tersebut akan segera siap diluncurkan. Sebagai catatan, melimpah fungsi iBooks Author telah diintegrasikan ke dalam Pages.

Sementara. bagi mereka yang menerbitkan konten di iTunes U, Apple menyarankan untuk memindahkan konten ke Apple Podcasts atau Apple Books.

Layanan musik yang baru nanti diharapkan bisa memengambil alih fungsi sinknisasi dan manajemen perangkat Apple yang sebelumnya diandalkan pengguna iTunes. Apple telah mendesentralisasikan media pada iPad dan iPhone, yang menawarkan trio aplikasi.

Baca Juga: Apple Hentikan Layanan iTunes

Kini, hanya tunggal masalah migrasi Mac dan Macbook saja lewat pembaruan piranti lunak besar berikutnya yang dirilis tahun ini.

Apple juga kini tengah memprioritaskan penjualan konten dan layanan electronic untuk audiens global yang memanfaatkan perangkat-perangkat mereka. Hal ini dilakukan terutama untuk mengurangi ketergantungan pada keuntungan penjualan iPhone terutama setelah pasar telepon genggam semakin jenuh.