Ericsson Umumkan Cloud RAN untuk Fleksibilitas Jaringan

Jakarta, Selular. ID – Oktober lalu Ericsson mendatangkan Cloud RAN (Radio Access Network), bentuk layanan bagi penyedia servis komunikasi untuk meningkatkan fleksibilitas dan keserbagunaan jaringan mereka.

Cloud RAN dari Ericsson adalah solusi software cloud native, dengan menangani pengukuran fungsionalitas (compute functionality) dalam RAN. Perangkat tersebut bakal melengkapi layanan baseband khusus berkinerja tinggi dalam Ericsson Radio System portfolio. Dengan demikian, penyedia layanan komunikasi akan memiliki pilihan ideal untuk setiap skenario dan kebutuhan pengembangan.

Seiring secara industri komunikasi di seluruh negeri menerapkan jaringan 5G, berbagai teknologi, seperti teknologi otomatisasi dan virtualisasi, khususnya yang menggunakan Cloud RAN, akan berperan penting dalam kemajuan jaringan mendatang. Semua teknologi itu akan menjadi katalisator keterbukaan jaringan, dimana cloud technology menawarkan opsi inovatif terkini untuk penerapan RAN dalam melengkapi solusi, yang sudah ada dan teruji.

Cloud RAN dari Ericsson mau meningkatkan kemampuan jaringan untuk implementasi 5G secara luas dan terpusat. Teknologi tersebut mempermudah penyedia layanan komunikasi menemukan peluang bisnis perdana dan keragaman 5G use cases di dalam ruangan (indoor), industri, perusahaan, stadion, dan sebagainya.

Dengan memanfaatkan pengalaman Ericsson dalam merancang dan menerapkan jaringan cloud core serta dalam pengelolaan dan pengaturan layanan di seluruh dunia, layanan baru tersebut membuka kesempatan bagi penyedia layanan hubungan untuk memanfaatkan teknologi berskala Internet dan mendapatkan manfaat rancangan cloud-native dari pengaplikasian hingga infrastruktur. Kejadian itu akan memberikan skalabilitas lebih besar dan mempercepat time-to-market (waktu sejak produk/layanan dirancang hingga buatan atau layanan tersebut dipasarkan) bagi pengembang dan pengusaha dalam memproduksi layanan baru.

Executive Vice President and Head of Business Area Networks, Ericsson, Fredrik Jejdling menyatakan bahwa “5G merupakan sebuah platform untuk membuka permutasi. Dengan pemberdayaan ekosistem yang lebih besar bagi para pengembang & industri, kami secara bersama-sama menciptakan dan menghadirkan inovasi cloud menuju 5G. Dengan adanya Cloud RAN Ericsson, kami akan membantu pelanggan kami mengembangkan jaringannya dengan teknologi masa depan sambil memaksimalkan investasi jaringan mereka yang ada era ini. ”

Cloud RAN dari Ericsson bakal diluncurkan secara bertahap, disesuaikan secara perjalanan penyedia layanan komunikasi untuk melengkapi jaringan 5G khusus itu. Tahap pertama akan menyediakan asas, yang menawarkan solusi yang sudah diverifikasi secara sistem untuk saluran 5G di pita rendah. Tahap itu akan memudahkan peralihan menuju virtualisasi RAN dengan menggunakan maklumat hardware siap pakai dan siap dipasarkan (commercial off-the-shelf/COTS).

Fase pertama mencakup aplikasi software Cloud RAN terbaru dari Ericsson – Cloud RAN DU & Cloud RAN CU – yang meningkatkan kemampuan dan fleksibilitas jaringan 5G. Software tersebut mencakup bentuk Radio Gateways terbaru, yang menguatkan pemanfaatan penuh radio jarak jauh agar sesuai dengan Cloud RAN. Produk itu adalah dasar lantaran peluncuran pita sedang.

Cloud RAN dari Ericsson mampu bekerja secara kompatibel dengan Ericsson Radio System portfolio dan menunjang Ericsson Spectrum Sharing dan pengoperasian 5G, baik secara standalone maupun non-standalone.

Virtualisasi & pengaturan multi-domain akan menciptakan prinsip untuk keterbukaan jaringan RAN kelak. Cloud RAN dari Ericsson dirancang untuk mendukung Pengelolaan dan Penggolongan Layanan, yang terdiri atas Non Real-Time RAN Intelligent Controller (Non-RT RIC), yang sesuai dengan interfaces O-RAN.

Tahap baru Cloud RAN dari Ericsson mau tersedia pada triwulan keempat 2021.

Head of Ericsson Indonesia, Jerry Soper pun melahirkan “Ericsson memiliki teknologi 5G terdahulu dan pengetahuan yang kaya di membangun dan menjalankan beberapa tingkatan jaringan akses radio (radio access network) secara global. Kami ingin membagikan keahlian tersebut guna membantu pelanggan di Indonesia dalam menutup jaringan 5G yang dibuat khusus dan membuka peluang baru lainnya dengan Cloud RAN. ”

Di Indonesia, pemimpin teknologi informasi dan komunikasi global tersebut telah hadir lebih dari 100 tahun, berperan penting dalam mewujudkan teknologi 5G. Hal tersebut dimulai dari kerja sama awal dan uji coba jaringan bersama 3 operator telekomunikasi terbesar di Nusantara, yaitu Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo.