GANDAR Resmi Cabut Blacklist Xiaomi

Jakarta, Selular. ID – Amerika Konsorsium telah secara resmi menghapus Xiaomi dari daftar hitam perdagangannya. Pengadilan Distrik buat Distrik Columbia telah menyingkirkan perintah yang menghapus sebutan “Perusahaan Militer Komunis China”, yang awalnya dibuat sebab Departemen Pertahanan.

Seorang juru bicara Xiaomi mengatakan bahwa “perusahaan berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari pengguna global, mitra, karyawan, dan pemegang sahamnya”. Ini adalah “perusahaan yang terbuka, transparan, diperdagangkan secara publik, dioperasikan serta dikelola secara independen” dan akan terus menyediakan buatan dan layanan kepada penggunanya.

Pelabelan Kongsi Militer Komunis China dikeluarkan pada bulan Januari, di hari-hari terakhir pemerintahan Trump. Xiaomi pun melayangkan gugatan, dan pada bulan Maret menerima penetapan sementara. Mula bulan ini kedua belah pihak mencapai kesepakatan, oleh karena itu aksi pencabutan hari tersebut hanyalah kesimpulan hukum dengan sudah diprediksi dari segenap.

Menanggapi penghapusan blacklist tersebut, Xiaomi memproduksi postingan di blog sah perusahaan, berbunyi:

“Xiaomi (“Perusahaan”) dengan tenteram mengumumkan bahwa pada agenda 25 Mei 2021 pukul 16: 09 (Waktu Standar Timur), Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia melahirkan perintah akhir untuk menggunakan Xiaomi dari penunjukan oleh Departemen Pertahanan AS sebagai “Perusahaan Militer Komunis China” atau dalam Bahasa Inggris Communist Chinese Military Company (CCMC). Dalam putusan itu, pengadilan secara resmi merusakkan semua larangan yang menghalangi orang AS untuk mengambil atau memiliki saham pada Perusahaan.

Perusahaan berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari pemakai global, mitra, karyawan, dan pemegang sahamnya. Perusahaan menetapkan kembali bahwa dia ialah korporasi yang terbuka, terang, diperdagangkan secara publik, dioperasikan dan dikelola secara swasembada. Perusahaan akan terus menyimpan produk dan layanan elektronik konsumen yang andal kepada pengguna, dan tanpa henti membuat produk luar lazim dengan harga sebenarnya biar semua orang di dunia menikmati kehidupan yang bertambah baik melalui teknologi inovatif. ”