Honor Akan Datang dengan Versi Android Terbaru

Jakarta, Selular. ID –  November lalu Huawei sudah menjual sub-brand Honor ke konsorsium perusahaan sebesar $15, 2 miliar USD.   Alasan mengapa Huawei membuang Honor sebenarnya sangat masuk akal. Selama Honor dimiliki oleh Huawei, tunduk pada batasan yang sama oleh yang diberlakukan AS. Dengan larangan penggunaan hardware dan software gubahan perusahaan pada AS.

Tanpa lisensi, Honor tidak meraih menggunakan versi Layanan Seluler Google Android juga bukan dapat mengirimkan chip mutakhir yang diproduksi oleh perusahaan yang menggunakan teknologi SINCE. Satu-satunya cara bagi Recognize untuk menghindari pembatasan ini adalah dengan memisahkan sendiri dari Huawei yang terkadang terjadi.

Sekarang Honor adalah perusahaan independen, ponsel barunya, dimulai dengan seri Honor 50, akan menampilkan aplikasi dan layanan seluler Google. Perusahaan mengumumkan hal ini di Twitter melalui XDA dan menanggapi pertanyaan tentang Layanan Seluler Google (GMS) dengan mengonfirmasi penggunaan yang terakhir.

Seri Honor fifty yang akan datang maka akan menjadi yang pertama dri pabrikan yang memasukkan RUPS sejak Huawei pertama kali ditempatkan dalam Daftar Entitas oleh AS pada Mei 2019. Honor juga menyebutkan bahwa unit yang maka akan datang masih akan memanfaatkan Magic UI meskipun jadi ada beberapa fitur baru yang ditambahkan ke antarmuka pengguna.

Selain Google, Honor juga memulai kembali kemitraan dengan perusahaan AS seperti Qualcomm serta Intel. Misalnya, seri Honor 50 akan ditenagai dengan chipset Snapdragon 778G.

Akan ada tiga model berbeda dalam seri Honor 50 masing-masing oleh layar AMOLED dan kecepatan refresh 120Hz yang memperbarui layar 120 kali for each detik. Handset akan datang dengan pengaturan tiga kamera belakang dan dua kamera selfie depan.