Operator Selular Siapkan Strategi Hadapi New Normal

Jakarta, Selular. ID – Indonesia tengah memasuki transisi menuju tatanan normal baru. Beberapa sektor usaha pun perlahan mulai beraktivitas kembali dengan prosedur yang mengikuti kedudukan terkini.

Menghadapi periode transisi menuju kenormalan baru tersebut operator selular pun telah menysun strategi baik secara operasional bisnis maupun layanan yang diberikan buat mendongkrak pertumbuhan di masa pandemi ini yang masih belum ada kepastian akan berakhir.

Berikut ini redaksi ulaskan beerapa persiapan dan starategi yang dijalankan oleh operator selular menuju kenormalan baru.

XL Axiata

XL Axiata disampaikan Tri Wahyuningsih, GM Corporate Communicatons XL Axiata sudah menyiapkan dan mengimplementasikan berbagai peristiwa menyikapi situasi tatanan baru itu, mulai dari pelayanan kepada pelangggan, kesiapan jaringan dan sebagainya.

“Untuk kesiapan jaringan pula terus dilakukan apapun kondisi yang dihadapi baik normal ataupun new normal, dengan fokus utama untuk tetap menjaga dan menjamin ketenteraman masyarakat dan pelanggan, ” jelasnya.

Di pusat servis pelanggan XL Axiata juga telah menerapkan tatacara baru untuk mengurangi interaksi langsung pelanggan dengan petugas dan perangkat layanan lainnya. Lantaran saat datang, pelanggan diminta mencuci tangan, menggunakan masker, dan mendapatkan nomor antrian melalui SMS.

Dengan begitu pelanggan bisa memperkirakan waktu menunggu giliran memperoleh pelayanan petugas, sekaligus mengurangi akumulasi pelanggan di ruang tunggu. Meja layanan juga disekat dengan cermin akrilik yang membatasi petugas dengan pelanggan. Selain itu, penyemprotan disinfektin juga dilakukan setiap hari.

Telkomsel

Untuk operasional pengelolaan perusahaan secara keseluruhan, dalam beberapa tahun terakhir Telkomsel telah mendorong upaya transformasi bisnis dari seluruh lini bisnis yang ada. Sehingga dalam menghadapi fase new normal tersebut, Telkomsel meyakini seluruh aset dengan dimiliki, terutama sumber daya pribadi, telah siap dengan segala modifikasi yang ada, khususnya dalam memaksimalkan pemanfaatan akses berbasis teknologi digital dan virtual sebagai penunjang operasional kerja hingga masa pasca pandemi nantinya.

“Telkomsel memproyeksikan lini bisnis digital akan tetap tumbuh dan menjadi kontributor sempurna terhadap pemasukan Telkomsel. Selain itu, dukungan infrastruktur yang mumpuni serupa menjadi bekal Telkomsel dalam menggelar kapabilitas layanan digital perusahaan untuk menghadirkan solusi yang sesuai secara kebutuhan pelanggan, baik secara B2B maupun B2C, ” ungkap Denny Abidin, VP Corporate Communications Telkomsel.

Infrastruktur juga dikatakan Denny menjadi modal Telkomsel di dalam meningkatkan kualitas layanan data, seiring dengan adaptasi layanan data dengan semakin luas di kalangan bangsa.

Jadi,, layanan data juga akan menjadi fokus Telkomsel dalam menjawab kebutuhan pelanggan, sekaligus menciptakan ekosistem persaingan yang bertambah sehat di dalam industri telekomunikasi, yang nantinya juga akan memberi manfaat bagi pelanggan, selain bagi para pelaku industri itu tunggal.

“Sejumlah terobosan yang sudah kami kembangkan sebagai bagian dari kelanjutan roadmap menuju servis jaringan 5G antara lain dengan sudah diluncurkannya layanan Telkomsel VoLTE dan Telkomsel Orbit (Home LTE), ” imbuhnya.

Indosat Ooredoo

Dalam situasi pandemi ini Indosat Ooredoo memberikan banyak kemudahan serta kenyamanan bagi pelanggannya. Pembelian kartu prabayar dapat dilakukan secara online di myIM3 dengan pilihan bagian sesuai yang diinginkan dan surat akan langsung dikirim ke sendi pelanggan.

Turnia Farouk, SVP – Head of Corporate Communication Indosat Ooredoo menyampaikan kalau, Indosat Ooredoo menyediakan berbagai bagian internet sesuai kebutuhan pelanggan, berangkat dari paket dengan kuota harian 1GB per hari hingga catu bulanan 28GB.

Selain itu ada juga paket penerapan khusus dengan mengakses di *123# atau myIM3: untuk kebutuhan di rumah seperti conference call meeting, belajar, dan hiburan; ada selalu paket Pendidikan IMcalls dimana kita menyiapkan kuota 30GB untuk belajar dirumah dengan paket IMclass, kanal ke lebih dari 100 palang universitas dan aplikasi edukasi.

“Kami juga memiliki product baru, IMpreneur, produk ini menyediakan hingga 320GB kuota internet dengan dapat dengan mudah dibagikan kepada beberapa karyawan, ” tuturnya.