Selain Bekerja di Rumah, Cisco Webex Hadirkan Fitur Untuk Bekerja pada Kantor

Jakarta, Selular. ID – Cisco mengumumkan inovasi untuk pengalaman kerja di kantor dan kerja renggang jauh untuk menjaga keamanan praktisi Dengan tujuan menciptakan pengalaman rapat 10x lebih baik.

Dikatakan Jeetu Patel, SVP & GM, Grup Keamanan & Permintaan, Cisco Inovasi itu hadir pada Webex Meeting. Dikataka Jeetu bervariasi kemudahan dapat ditemukan dalam Webex Meeting, besutan Cisco.

“Orang akan bekerja di rumah dan di kantor dengan tingkat intensitas yang berbeda, tergantung di jenis pekerjaannya. Misi kami adalah membuat pengalaman Webex 10x lebih baik daripada interaksi tatap muka secara langsung. Dan ketika orang-orang berinteraksi secara langsung, kami mau Webex membuat pengalaman itu menjelma 10x lebih baik dibanding sebelumnya. Tentunya melalui penggunaan perangkat kolaborasi dan perangkat lunak kami dengan sangat terintegrasi. Inovasi kami itu merupakan langkah besar untuk menyediakan kolaborasi mulus sekaligus memungkinkan karakter untuk bekerja dari jauh atau secara remote dengan lebih damai. Di sisi lain, inovasi kami ini juga memberikan pengalaman kerja hybrid yang cerdas agar karakter bisa kembali ke kantor dengan aman. ” Tutur Jeetu.

Berikut inovasi terbatu yang hadir di Webex Meeting.

Mengatur Penampilan

Ketika pengguna pantas menunggu di lobi sebelum diizinkan masuk ke rapat, pengguna bisa mengatur penampilan mereka terlebih dahulu. Cisco telah memperbesar tampilannya di layar sehingga pengguna bisa melihat lebih jelas bagaimana latar pungkur akan muncul saat video meeting. Selain itu, Cisco juga telah menambahkan lebih banyak pilihan buat latar belakang virtual.

Tampilan Fitur
Pola baru dan elegan Cisco sudah menempatkan control fitur di tempat yang paling strategis tanpa memendam video pengguna, atau konten yang sedang dibagikan saat video meeting. Kontrol atas fitur yang ada bahkan menyesuaikan dengan ukuran layar pengguna.

Tertib Sesuai Kebutuhan
Andaikata pengguna tidak suka tampilan kotak abu-abu untuk lawan bicara pada meeting yang sedang tidak memakai video, maka sekarang pengguna bisa melakukan pengaturan agar Webex menyembunyikan peserta yang tidak menggunakan gambar. Ini hanya salah satu sebab banyak opsi baru yang bisa disesuaikan dengan preferens pengguna dalam Webex. Pengguna hanya perlu menyesuaikannya sekali, dan dapat menikmati pengaturan tersebut dalam rapat-rapat selanjutnya.

Hilangkan kebisingan
Suara yang mengganggu di dalam saat pelanggan melakukan Webex meeting akan sepenuhnya hilang. Pada simpulan bulan ini, teknologi dari BabbleLabs yang telah diakuisisi Cisco mau menghentikan suara bising di situasi belakang pengguna, serta menyempurnakan suara speaker sehingga pengguna dapat mendengar dengan lebih jelas.

Terlepas dari kapan pekerja bakal kembali ke kantor, apakah enam atau bahkan masih 12 bulan mendatang, perusahaan sudah harus menyiapkan kembalinya pekerja ke kantor lantaran jauh hari. Beberapa hal dengan harus dipertimbangkan antara lain, kongsi perlu mengoptimalkan ruang kerja, menyambut kekhawatiran pekerja tentang sanitasi & jarak sosial, serta bagaimana mengkomunikasikan kebijakan dan menyampaikan informasi terpaut ini secara jelas. Cisco menyampaikan data dan perangkat yang dibutuhkan pelanggan untuk mempersiapkan kembalinya ke kantor, sebagai berikut:

Sejumlah Sensor perangkat Webex
Sebelumnya, Cisco sudah mengumumkan ketersediaan sensor yang dapat mendeteksi tingkat kebisingan sekitar dan menghitung jumlah orang di sepadan ruangan. Sensor ini, serta data yang dikumpulkannya, menjadi lebih penting sekarang karena mereka dapat mengidentifikasi ruangan yang kurang optimal pemanfaatannya atau bahkan dalam kondisi sungguh-sungguh penuh. Sensor tambahan sekarang serupa akan mengumpulkan data tentang guru ruangan, kelembaban, kualitas udara & cahaya.

Selain itu, Cisco telah meningkatkan kemampuannya di dalam menghitung orang menjadi lebih berpengetahuan. Berkat machine learning atau penelaahan mesin, Webex akan membantu menguatkan kepatuhan terhadap batas kapasitas ruangan, dan menghitung orang apakah mereka memakai masker wajah atau tak, di mana pun mereka berkecukupan di dalam ruangan. Webex juga bisa mengidentifikasi environmental roadblocks atau sesuatu yang menghalangi kinerja praktisi dalam ruang kerja, sehingga perusahaan pun bisa mengambil tindakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas piawai rapat, baik untuk peserta pada kantor maupun jarak jauh.

Baca Juga: Tingkatkan Pengalaman Webex Meeting, Cisco Akuisisi BabbleLabs

Webex Room Navigator
Ini adalah perangkat yang dibuat khusus, dengan semua sensor yang disebutkan dalam atas. Perangkat ini terletak dalam atau di luar ruang kerap untuk menyediakan layanan pengelolaan ruangan yang pintar, booking atau pemesanan ruangan yang aman bagi pengguna sekaligus data mendalam untuk aparat TI dan manajer fasilitas. Model out-of-room memudahkan proses pencarian dan booking atau pemesanan tempat untuk melakukan rapat. Selain itu, ragam ini juga dengan jelas membuktikan kapan sebuah ruangan dapat dipakai dan mengubah status menjadi ‘dipesan’ (booked) ketika pengguna masuk. Set ini dapat diaktifkan dengan rabaan, atau untuk menghindari sentuhan di permukaan yang mungkin terkontaminasi, pemakai cukup menggunakan suara.

Model in-room memberikan peringatan buat jarak sosial, jadwal pembersihan, serta lainnya, sekaligus memungkinkan Anda mengambil dari dalam ruangan. Kedua versi memiliki mode papan tanda digital, sehingga perusahaan dapat menggunakan layar untuk menyampaikan informasi penting. Bahkan, teknologi “no-show” yang tersedia secara built-in bisa mendeteksi jika tidak ada yang muncul untuk menghadiri rapat dan akan otomatis terbuang ruangan agar bisa digunakan oleh tim lain.

Webex Control Hub
Webex Control Hub menyediakan visibilitas yang dibutuhkan ini dan selalu memberikan wawasan historis tentang penggunaan dan metrik lingkungan ruangan, jarang lain seperti apakah ruangan telah dipesan tapi tidak digunakan, rata-rata pemakaian ruangan, dan tingkat pandangan bising di sekitar ruangan. Paham ini memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti bagi pengambil keputusan di tempat kerja untuk mengoptimalkan pemanfaatan gedung.