Setahun Dirilis, Game Call of Duty: Warzone Kantongi 100 Juta Pemain

Jakarta, Selular. ID – Call of Duty: Warzone dirilis pada 20 Maret 2020, setahun dirilis game ini cukup mendulang lulus, seperti dikutip PC Gamer, Activision sebagai pengembang game Call of Duty: Warzone mengumumkan bahwa game bergenre battle royale kini telah mengumpulkan lebih dari 100 juta pemain.

Tanda-tanda game ini mau mendulang sukses memang sudah terlihat sejak seminggu dirilis, game ini mencapai 15 juta pemain kurang sebab seminggu setelah ditayangkan, serta mencapai 30 juta hanya dalam sepuluh hari.

Dan angka 50 juta dicapai pada April 2020, hanya beberapa bulan setelah rilis, diikuti oleh 75 juta pada Agustus, dan 85 juta pada Desember.   Keberhasilan Call of Duty: Warzone dalam tahun pertamanya memberi penuh keuntungan bagi Activision. Call of Duty: Warzone sudah memberi kontribusi besar sehingga Call of Duty mencapai pendapatan tahunan 3 Miliar US Dollar atau sekitar Rp 43, 5 Triliun.

Mayoritas pendapatan besar tahunan ini diperoleh dari micro-transaction di frenchise Call of Duty. Kejayaan Activision dengan Call of Duty: Warzone sepertinya akan terus berlanjut tahun tersebut.

Baca Juga: Call of Duty Season 3 Segera Hadir, Ada Map dan Senjata Segar Dengan Tema Jepang

Mengingat bahwa suasana industri gaming masih menunjukan prospek cerah di zaman pandemi ini. Activision kudu pandai-pandai mencari cara untuk bersaing dengan game shooter battle royale lain laksana PUBG, Apex Legends, Fortnite, dan lainnya.

Kesuksesan Call Of Duty memang usaha yang tak sia-sia, pasalnya baru dirilis game ini mengumumkan patch baru. Salah satunya merupakan mendapatkan empat senjata dengan diuraikan awal pekan itu, yakni 725, MK2 Carbine, EBR-14, Deagle.

Pengembang juga memperbaiki bug yang mencegah pemain menumpukan parasut mereka saat menggunakan masker gas. Kemudian sisa dari catatan patch mencakup perbaikan dan menyeimbangkan transisi untuk hampir semua bagian dari permainan.